1 Seni rupa pengaruh Islam berkembang mencapai puncaknya di India pada masa pemerintahan. a. Syah Kuala b. Iskandar Syah c. Syah Jehan d. Sultan Malik e. Gupta Jawaban: c 2. Ciri khas dari seni rupa yang berkembang di India banyak dipengaruhi oeh. a. kebudayaan Cina b. ajaran agama Hindu dan Buddha c. kondisi alam sekitar d. nilai-nilai 98 Sarana yang digunakan dalam pementasan Ramayana di Prambanan disebut. a. prosenium b. panggung biasa c. theatron d. amphiteater e. drop and wing Jawaban: d 99. Berikut ini yang bukan termasuk pengertian dari drama adalah. a. bisa dipentaskan b. ditonton oleh publik c. bersifat eksposisi d. bentuknya dialog e. ada pelaku Jawaban: c 100. Alurutama cerita pementasan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan adalah bersumber dari Kisah cinta Rama dan Dewi Sita. Cerita ini mengisahkan, seorang puteri cantik jelita dari negeri Mantili yang bernama Shinta, puteri dari Prabu Janaka yang sedang mencari Jodoh. Sang Prabu mengadakan sayembara. Saranayang digunakan dalam pementasan ramayana di prambanan disebut a. Prosenium b. panggung biasa c. Theatron d. ampiteater e. Tetes dan sayap Jawab: d. ampiteater; Berikut ini yang bukan termasuk dalam pengertian drama adalah . a. bisa dipentaskan b. ditonton oleh publik c. bersifat eksposisi d. bentuk dialog e. ada pelanggar Jawab: c Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Rahwana mengenakan busana yang hanya dikenakan oleh para raja, antara lain penutup kepala yang disebut mekutha dan motif batik parang rusak barong besarSendratari Ramayana Prambanan memiliki desain busana yang masih mengacu pada wayang wong gaya Surakarta, namun lebih sederhana agar penari leluasa bergerak.[17][18] Salah satu contohnya atribut berupa hiasan kepala mengacu pada relief Ramayana di Candi Prambanan.[17] Tentara kera menggunakan cat untuk warna kulit.[17] Warna merah baik pada selendang atau sampur dan rias pada muka, dikenakan para raksasa atau tokok-tokoh kasar.[11] Rama pada pentas Sendratari Ramayana Prambanan mengenakan dua macam pakaian.[18] Pada episode pertama saat mengembara di hutan ia mengenakan topong berwarna hitam menggambarkan rambut yang digelung ke atas, begitu pula Laksmana.[18] Pada episode kedua dan selanjutnya Rama memakai mahkota yang biasa dikenakan seorang raja.[18] Kain yang dikenakan sebagian besar menggunakan motif batik parang, selain itu juga digunakan motif batik kawung.[17] Penggunaan motif batik parang masih mengacu ketentuan di istana, pada motif batik parang rusak barong besar hanya dikenakan oleh raja, motif batik parang rusak gendreh yang berukuran sedang dikenakan oleh para ksatria halus, sedangkan motif batik parang rusak klithik dikenakan oleh para putri.[17] Pada adegan Kumbakarna maju ke medan perang, ia mengenakan kain putih yang disampirkan di pundaknya sebagai lambang kesucian dan ksatria yang berbudi luhur, hal ini menggambarkan bahwa Kumbakarna maju ke medan perang untuk membela negara Alengka, bukan untuk Rahwana.[11] Tata rias umumnya tidak banyak berbeda dengan riasan wayang orang, riasan dianggap tidak banyak mempengaruhi gerak tari, gerak muka, dan mimik dalam panggung terbuka yang berukuran besar, karena penonton yang duduk jauh dari panggung sulit melihat mimik penari secara detail.[18] Tata rias menentukan penggambaran suatu tokoh, di Indonesia muka Rama dan Laksmana berwarna kuning natural, sedangkan di Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Malaysia muka Rama berwarna hijau kebiru-biruan, untuk Laksmana berwarna kuning.[18] - Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Situs bersejarah ini terletak di Desa Karangasem, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kompleks candi berada di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan yang luasnya hampir 80 hektar, seperti dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud. Baca juga Sejarah Candi Prambanan dari Pendirian hingga Jadi Situs Warisan Dunia Pada bangunan Candi Prambanan terdapat relief yang menceritakan epos Hindu, yaitu Ramayana dan Krishnayana. Mengutip situs Kemendikbud, relief tersebut terukir pada tiga bangunan candi yang berada di pelataran dalam atau pelataran utama, yaitu Candi Wisnu, Candi Syiwa, dan Candi Brahma. Relief tersebut terukir pada dinding sebelah dalam pagar, sepanjang lorong yang mengelilingi tiga candi utama. Relief ini dibaca dari kanan ke kiri, searah gerakan jarum jam mengitari candi. Hal ini sesuai dengan ritual pradaksina, yaitu ritual mengelilingi bangunan suci searah jarum jam oleh peziarah. Baca juga 7 Hotel Dekat Candi Prambanan, Mulai Rp SHUTTERSTOCK/WINDU_DOLAN Ilustrasi Candi Prambanan. Makna relief Candi Prambanan Berikut makna relief Candi Prambanan seperti dirangkum oleh Relief yang menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana tersebut, bersambung pada masing-masing candi utama. 1. Candi Syiwa Candi Syiwa merupakan candi utama yang berada di tengah, seperti dikutip dari laman Perpustakaan Nasional. Pada saat ditemukan, Candi Syiwa berada dalam kondisi rusak berat. Pemugarannya memakan waktu yang cukup lama, mulai 1918 hingga 1953. Dalam candi ini terdapat Arca Syiwa, sehingga dinamakan Candi Syiwa. Selain itu, candi ini juga dikenal sebagai Candi Rara Jonggrang, karena dalam salah satu ruangannya terdapat Arca Durga Mahisasuramardani, yang sering disebut sebagai Arca Rara Jonggrang. Baca juga Jangan Keliru, Ini Beda Sejarah dan Legenda Candi Prambanan ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAH Foto dirilis Rabu 22/7/2020, memperlihatkan petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB DIY menyemprotkan cairan disinfektan di batuan Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru. Pada Candi Syiwa terdapat selasar selebar sekitar satu meter yang mengelilingi tubuh candi. Selasar ini dilengkapi dengan pagar atau langkan, sehingga bentuknya mirip sebuah lorong tanpa atap. Lorong ini berbelok-belok, sehingga membagi dinding candi menjadi enam bagian. Sepanjang dinding candi dihiasi pahatan Arca Lokapala. Lokapala, yakni dewa-dewa penjaga arah mata angin, seperti Dewa Bayu, Indra, Baruna, Agni, dan Yama. Baca juga Sejarah Candi Prambanan, Erat dengan Sosok Rakai Pikatan Sementara, sepanjang sisi dalam dinding terpahat relief Ramayana. Cerita Ramayana ini dipahatkan searah jarum jam. Relief Ramayana dimulai dari kisan Wisnu yang diminta turun ke bumi oleh para raja, guna mengatasi kekacuan yang ditimbulkan oleh Rahwana. Relief Ramayana pada Candi Syiwa diakhiri dengan adegan selesainya pembangunan jembatan melintasi samudera menuju Negara Alengka. Adapun kelanjutan cerita Ramayana terdapat pada dinding dalam Candi Brahma. Baca juga Resmi, Candi Prambanan dan Borobudur Jadi Tempat Peribadatan Dunia

sarana yang digunakan dalam pementasan ramayana di prambanan disebut